Mengapa Aplikasi Partner Visa Ditolak? 7 Hal Ini Alasannya!
Selama lebih dari 15 tahun kami membantu aplikasi Partner Visa, kami menemukan bahwa ada 7 alasan mengapa aplikasi Partner Visa ditolak.
- Kurangnya bukti yang dilampirkan
- Tidak merespons permintaan dari Kedutaan atau Petugas Imigrasi
- Gagal dalam proses wawancara
- Memberikan dokumen atau informasi palsu
- Tidak memenuhi persyaratan kesehatan
- Tidak memenuhi persyaratan karakter
- Terhalang oleh section 48 bar dan schedule 3 criteria
Pada artikel ini akan kami bahasa ketujuh alasan aplikasi Partner Visa ditolak. Jadi, pastikan Anda menyimak dengan baik dan menggaris bawahi informasi penting yang kami Sampaikan.
Anda juga bisa menonton video berikut untuk informasi lebih detail.
1. Kurangnya Bukti Yang Dilampirkan
Salah satu penyebab paling umum aplikasi Partner Visa ditolak adalah karena kurangnya dokumen pendukung atau adanya ketidaksesuaian detail yang diberikan.Sehingga, Pihak Imigrasi menyimpulkan bahwa hubungan Anda tidak dianggap sah atau tulus.
Untuk menghindarinya, pastikan Anda memberikan sebanyak mungkin bukti kepada Department of Home Affairs (DHA). Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa hubungan Anda benar-benar tulus dan berkomitmen.
Ingat, DHA tidak tahu bagaimana progress hubungan Anda berjalan, jadi Anda pastikan Anda menjelaskan hubungan Anda dengan jelas dan melampirkan banyak bukti yang kuat serta meyakinkan.
Baca lebih lanjut: Daftar dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan Partner Visa
2. Tidak Merespons Permintaan Dari Kedutaan Atau Petugas Imigrasi
Kasus penolakan Partner Visa juga sering terjadi karena pemohon tidak merespons permintaan tambahan dokumen. DHA bisa saja meminta Anda untuk melengkapi hasil pemeriksaan kesehatan, surat keterangan catatan kepolisian, atau bukti tambahan mengenai hubungan Anda. Jika permintaan ini tidak dipenuhi dalam tenggat waktu yang diberikan, visa Anda bisa ditolak.
Jadi, agar aplikasi Partner Visa Anda tidak ditolak, pastikan Anda memantau ImmiAccount dan email secara rutin agar tidak melewatkan informasi penting.
3. Gagal Dalam Proses Wawancara
Dalam proses penilaian Partner Visa, DHA bisa saja mengundang Anda dan pasangan untuk menjalani wawancara. Pertanyaan yang diajukan biasanya seputar hubungan Anda, seperti tanggal lahir pasangan, bagaimana hubungan dimulai dan berkembang, tanggal-tanggal penting, detail keluarga, hingga bagaimana pertama kali Anda bertemu.
jika Anda tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut, pengajuan Partner Visa Anda bisa ditolak. Coba bayangkan, Anda berada dalam sebuah hubungan, tetapi tidak mengingat hal-hal penting tentang pasangan Anda, tentu hal ini akan menimbulkan tanda tanya besar, bukan?
Mengingat detail-detail kecil tentang hubungan Anda sangatlah penting, apalagi jika Anda benar-benar mencintai pasangan Anda.
4. Memberikan Dokumen Atau Informasi Palsu
Memberikan dokumen atau informasi palsu dalam aplikasi Partner Visa bisa menyebabkan penolakan, bahkan berpotensi melanggar Public Interest Criteria (PIC) 4020. Contohnya seperti membuat surat cerai atau akta nikah palsu, atau membayar seseorang untuk menjadi sponsor agar Anda bisa tinggal di Australia.
Pihak Imigrasi akan memverifikasi semua informasi yang Anda serahkan. Jika ditemukan ketidaksesuaian data, aplikasi Partner Visa Anda akan langsung ditolak.
Meskipun Anda mungkin diberi kesempatan untuk memberikan penjelasan, peluang untuk aplikasi tersebut tetap disetujui sangat kecil.
Baca lebih lanjut: Ini akibatanya jika Anda memberikan dokumen palsu ke Imigrasi Australia
5. Tidak Memenuhi Persyaratan Kesehatan
Dalam pengajuan Partner Visa Australia, setiap pemohon, termasuk tanggungan (dependent), wajib memenuhi persyaratan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan yang dibutuhkan mencakup rontgen dan tes kesehatan umum yang dilakukan oleh dokter yang bertugas di Imigrasi. Jika Anda tidak memenuhi syarat tersebut, aplikasi visa Anda bisa ditolak.
Namun, dalam beberapa kasus, persyaratan kesehatan ini bisa dikecualikan (health waiver) dengan memberikan penjelasan bahwa Anda memiliki jaminan layanan kesehatan.
Kalau Anda memiliki kekhawatiran terkait dengan kondisi kesehatan Anda, konsultasikan dengan agen migrasi kami, mereka akan memberikan saran terbaik untuk kondisi Anda saat ini. Klik di sini untuk terhubung dengan agen migrasi kami.
Baca lebih lanjut: Mendapatkan health waiver untuk Partner Visa: – lengkap dengan case study
6. Tidak Memenuhi Persyaratan Karakter
DHA juga menetapkan persyaratan karakter bagi pemohon maupun sponsor Partner Visa. Jika salah satu tidak memenuhi kriteria ini, aplikasi visa bisa ditolak.
Persyaratan karakter ini mencakup riwayat kriminal yang cukup berat, keterlibatan dengan kelompok kriminal, atau catatan perilaku kriminal di masa lalu maupun saat ini yang menimbulkan kekhawatiran bagi pihak Imigrasi.
Untuk mencegah hal tersebut terjadi, Anda harus benar-benar memahami persyaratan karakter. Alternativenya Anda bisa menggunakan jasa Agen Migrasi untuk membantu aplikasi Partner Visa Anda, termasuk jika Anda memiliki riwayat tindakan kriminal sebelumnya.
Baca lebih lanjut: Seberapa besar pengaruh latar belakang Anda ketika mengajukan Partner Visa?
7. Terhalang Oleh Section 48 Bar dan Schedule 3 Criteria
Section 48 Bar dan Schedule 3 Criteria berlaku ketika Anda memiliki riwayat overstay dan penolakan visa ketika berada di Australia. Jika Anda tidak berhasil mendapatkan pengecualian (waiver) atas kriteria ini, aplikasi Partner Visa Anda ditolak.
Sayangnya, mengajukan waiver untuk Section 48 Bar maupun Schedule 3 Criteria sangatlah rumit dan melelahkan. Karena itu, kami sarankan untuk menggunakan jasa agen migrasi seperti kami. Klik di sini untuk terhubung dengan kami.
Baca lebih lanjut: Panduan lengkap mendapatkan Schedule 3 Criteria Waiver
Apa Yang Terjadi Jika Visa Pasangan Ditolak?
Jika aplikasi Visa Pasangan ditolak, ada dua opsi yang bisa Anda pertimbangkan: mengajukan ulang visa atau mengajukan banding ke Administrative Review Tribunal (ART).
Opsi 1. Mengajukan Ulang Aplikasi Partner Visa
Anda bisa mengajukan ulang aplikasi Partner Visa Anda setelah menerima penolakan. Namun, pastikan Anda meninjau dan memahami isi surat penolakan (refusal letter) yang Anda terima. Hal ini akan membantu Anda menghindari kesalahan yang sama dan memperbesar kemungkinan aplikasi visa Anda disetujui.
Opsi 2. Mengajukan Banding Ke ART
Opsi ini hanya tersedia jika Anda mendapatkan hak untuk mengajukan banding (review right). Pengajuan banding bisa dilaksanakan dalam waktu 21 hingga 35 hari sejak tanggal penolakan. Perlu dicatat, ART tidak langsung mengganti keputusan yang telah dibuat. Namun, mereka akan memberikan penilaian profesional terhadap aplikasi visa Anda.
Berikut adalah jenis keputusan yang diberikan oleh ART.
- Affirm: ART menyetujui keputusan awal yang diberikan dan tidak memberikan perubahan untuk keputusan tersebut.
- Vary: ART mengubah keputusan awal yang Anda terima.
- Set Aside: ART menyetujui bahwa beberapa keputusan awal yang diberikan tidak benar.
- Remit: ART mengembalikan aplikasi Anda ke DHA diikuti dengan instruksi atau rekomendasi untuk meninjau ulang aplikasi Anda.
Proses mengajukan banding ke DHA sangatlah panjang dan kompleks. Kalau Anda tidak yakin bisa menjalani proses tersebut atau butuh informasi lebih lanjut. Anda hanya perlu menghubungi kami melalui link ini, kami dengan senang hati akan membantu Anda.
Proses Penolakan Partner Visa Anda Bersama ONEderland Consulting!
Tim spesialis visa dari ONEderland Consulting siap mendampingi memproses penolakan Partner Visa Anda, baik itu mengajukan banding maupun mengajukan ulang aplikasi Anda. Dengan tingkat keberhasilan sebesar 98%, kami adalah salah satu agen migrasi yang paling direkomendasikan di Australia, baca ulasan kami yang mendapat skor 4.9 dari klien kami di sini.
Kami adalah spesialis visa kompleks. Sebagai agen migrasi Australia terdaftar di bawah Migration Agents Registration Authority (MARA), kami bekerja secara profesional dan patuh pada Kode Etik Profesi yang ditetapkan oleh MARA.
Ambil langkah pertama dan hubungi kami. Anggota tim kami jujur, bertanggung jawab, dan profesional. Hubungi kami melalui email di visa@onederland.com.au, telepon di 0822 3773 0101, WhatsApp di +61494367258, atau dengan booking sesi konsultasi online kami yang didukung dengan program jaminan uang kembali 100% jika Anda tidak puas dengan layanan kami.




